Tips Mencari Raket Tennis


Kali ini aku mau berbagi sedikit tentang mencari raket. Banyak pemain yang mengatakan bahwa raketnya gak cocok. dan menyalahkan raket karena tidak dapat memberikan pukulan terbaiknya. Sebenarnya yang menentukan baik atau tidak pukulan itu adalah diri sendiri. dan raket hanya memberikan apa yang kita butuhkan dalam permainan. seperti contoh, untuk orang yang memiliki power lebih dalam arti kata masih muda, ataupun memiliki otot yang kuat maka untuk menyempurnakan pukulan orang tersebut akan mencari raket yang memberikan kontrol yang baik. karena permainan tennis membutuhkan keseimbangan antara power dan kontrol.

Begitu secara teori. jadi hal pertama yang harus kita lakukan adalah menganalisa bagaimana tipe permainan kita. membutuhkan power yang kuat? membutuhkan kontrol yang lebih? atau keseimbangan antara keduanya. yang didapatkan dari pemain adalah mengetahui seberapa power kita, kelincahan dan kekuatan tangan. untuk skill dipengaruhi sebagian besar dari raket. skill yang dimaksud disini adalah dalam membuat spin, dan dalam meletakkan bola. bagi yang sudah membaca fakta raket dan senar mungkin bisa mengerti.

Power yang kita nilai adalah kekuatan kita dalam memukul bola, apakah sering Out kebelakang garis baseline, atau sering nyangkut di net. kalau sering out kebelakang artinya tenaga kita terlalu berlebihan. dan sebaiknya menambahkan kontrol dan spin dalam permainan. dg arti kata raket yang headsizenya dibawah 100, dan mencari string pattern yang longgar, contoh 16×18, ataupun raket yang lebih ringan “head”nya (2 pts head light. dengan senar yang memberikan banyak spin seperti natural gut atau synthetic gut.

Kelincahan yang kita nilai adalah kecepatan kita mengejar bola. karena untuk yang agak lambat mengejar bola bisa di pikirkan raket yang memilki headsize yang besar, ataupun raket yang panjang (27,5 inch)

Kekuatan Tangan yang kita nilai apakah tangan kita tahan dalam menerima getaran, dan bagaimana kekuatan tangan kita dalam memanuver raket. untuk yang tidak kuat getaran bisa dipikirkan raket yang agak berat, tapi perlu diseimbangkan dengan bagaimana dalam memanuver raketnya. kalau saran cari raket yang ringan saja agar manuver baik. dan untuk getaran tinggal dipasang peredam. baik dari raket langsung ataupun tambahan.
Sebagai kesimpulan

1. Untuk orang yang powerfull ataupun masih muda tapi tidak pemula disarankan memakai raket dengan karakteristik sebagai berikut :

  • Head Size Midsize – Midplus 90-100 square inch
  • Length 27 inch
  • Weight (300gr) Balance (even Balance)
  • String Patterm (16×19)
  • Stiffness 65-70
  • Senar : Syntetic gut atau Natural Gut
  • Tegangan : 56/54 pounds
  • Tambahan untuk Kronik string breaker disarankan memakai senar Hybrid string (campuran antara polyester dan synthetic atau natural Gut). seperti Luxilon Big Banger ataupun Campuran Babolat Pro Hurricane Tour dg Babolat Natural gut VS

Contoh Raket :

  1. Wilson K Factor Ksix-one
  2. Wilson K Factor Kblade
  3. Babolat Pure Drive Cortex
  4. Babolat AeroPro Drive Cortex
  5. Prince O3 Speedport Pro White Racquets
  6. Babolat Pure Control

2. Untuk pemain pemula disarankan memakai raket yang memberikan tenaga yang lebih daripada kontrol. karena untuk pemula, otot pada tangan dominan belum beradaptasi dengan kecepatan bola yang datang. Karakteristiknya sebagai berikut

  • Head Size oversize-oversize plus 100-110 (usia remaja) 110++ (dibawah 10 th) square inch
  • Length 27 inch (remaja) junior raket (<10 tahun)
  • Weight (<300gr) Balance (Head light)
  • String Patterm (16×19)
  • Stiffness 65-70
  • Senar : Syntetic gut
  • Tegangan : 58/56 – 62/60 pounds

Contoh Raket :

  1. Babolat Pure Drive 107 Cortex
  2. Babolat AeroBlast
  3. Wilson K Factor KThree.FX Racquets
  4. Wilson K Factor KFive 108 OS Racquets
  5. Wilson K Factor KZero Racquets

Raket-raket ini hanya contoh.

Kalau ada tanggapan silahkan dikomentari. ^^

 

Advertisements

Fakta Tentang Raket


Fakta Tentang Raket…

Pada raket tennis ada beberapa hal yang harus diketahui sebelum membeli atau menggunakan raket tennis.

1. Ukuran Kepala Raket (Head Size)

bigsmall

Ukuran Raket tennis bermacam-macam dimulai dari 85-116. untuk mudahnya, semakin besar ukuran raket maka akan membuat sweetspot lebih besar dan akan membuat elastisitas dari senar meningkat sehingga akan mudah menghasilkan power yang tinggi, tapi akan membuat sangat susah dalam mengontrol pukulan. dan sebaliknya, semakin kecil ukuran kepala raket akan membuat mudah untuk mengontrol pukulan tapi akan sangat susah dalam membuat power yang kuat. selain itu, semakin besar ukuran raket akan membuat semakin jarang bola terkena frame dari raket.

Keterangan tambahan : biasanya ukuran raket yang besar hanya dipakai oleh pemain pemula atau orang tua. karena biasanya pemain pemula masih mementingkan power dari pada penempatan, tapi berbeda dengan orang tua, raket yang besar sangat berguna karena orang tua tidak dapat bergerak selincah orang muda.

2. Panjang Raket (length)

length

Jarang ada orang yang memikirkan ukuran raket. perbedaan 1/2 inchi sebetulnya tidak begitu terlihat pengaruhnya. tapi untuk beberapa pemain ada yang lebih memilih raket yang panjang. keuntungan dari raket panjang adalah pertama menambah daya jangkau dan kedua akan menambah power karena memperpanjang jarak antara titik beban (sweetspot) dan titi tumpu (pergelangantangan). tapi kerugiannya dengan lebih panjang raket akan lebih susah dimanuver. karena titik beban yang semakin jauh tersebut. bisa dihitung secara fisika, jadi silahkan menghitung sendiri ^^ panjang raket yang biasa dipakain 27 inchi. kecuali untuk anak-anak lebih pendek.

3. Berat dan Keseimbangan (Weight and Balance)

balance1

Hal berikutnya yang harus diperhatikan adalah berat dari raket dan keseimbangannya. pertama tentang berat, ada fakta yang menyebutkan keuntungan dari raket yang berat adalah mudah dalam membuat power, tapi kerugiannya adalah susah dalam manuver raket. Hasilnya akan berkebalikan bila menggunakan raket yang ringan. Hal kedua yang diperhatikan adalah keseimbangan raket. apakah berat ke kepala atau berat ke tangkai. Ada 3 keuntungan raket yang berat kepala, pertama akan mudah dalam membuat power, kedua akan mengurangi getaran ke tangan, dan ketiga akan menambah sweet spot. tapi kerugiannya akan sangat berat ditangan untuk memanuver raket yang berat kepala. dan kerugian terbesar dari raket yang berat kepala adalah, apabila bola tidak terkena di senar (terkena di frame) akan sangat memungkinkan terjadi cidera pada pergelangan tangan.

4. Kekakuan raket (Frame Stiffness)

flex

Kekakuan Raket akan berpengaruh pada berapa lama bola akan menempel pada senar. sama seperti elastisitas pada senar fungsinya. semakin lentur raket maka dapat membuat bola berada diraket lebih lama sekitar 3-5 milisekon. kalau dilihat 3-5 milisekon tidak begitu berpengaruh, tapi pada kenyataannya dg waktu yang singkat ini, adalah tambahan waktu untuk membuat spin. Tapi keuntungan raket yang kaku adalah, membuat power meningkat dan akan menambah luas sweetspot, tapi akan membuat getaran ketangan meningkat.

5. Ukuran Grip (Grip Size)

Ukuran grip tennis sangat penting diperhatikan karena panjang jari masing-masing orang berbeda. sehingga akan berpengaruh pada kekuatan genggaman. ukuran biasanya yang digunakan dalam inchi. ukuran ini merupakan keliling dari grip. dimulai dari 4 1/8- 4 5/8. untuk orang Asia biasanya ukuran tangan kita tidak jauh-jauh dari 4 1/4. untuk mengetahui ukuran dari grip dapat diukur seperti gambar berikut

handruler

6. Teknologi (Manufacture Technology)

terakhir adalah teknoloti yang diberikan pada setiap merek raket tennis. masing-masing raket ini memiliki teknologi berbeda. mulai dari kekuatan raket, kenyamanan penggunaan dengan memasang peredam pada raket, sampai perbedaan teknologi yang dapat mempermudah pembuatan spin pada setiap pukulan. untuk keterangan lebih lanjut akan saya sampaikan dalam page yang berbeda ^^

 

Fakta Tentang Senar


Senar tennis merupakan salah satu yang vital pada setiap permainan. Karena senar sebetulnya mempengaruhi Control, Spin Generator, dan Power. Hal ini dipengaruhi dari beberapa bagian dari senar. kita bahas satu-satu.

1. Jenis Senar

Jenis Senar ada 4 secara umum:

  • Syntetic Gut (Nylon) merupakan merupakan senar yang dibuat dari bahan sintetik untuk meniru bahan natural gut. Keuntungan Syntetic gut adalah playabilitiy yang sangat baik (bagus dalam membuat Spin ataupun power generator) tapi sayangnya tidak memiliki durability yang baik alias mudah putus. Kalau aku yang pakai kira2 putus dalam 2 jam.
  • Natural Gut merupakan senar yang dibuat dari usus sapi atau babi. (lupa yang mana ^^) dimana sangat bagus dalam playability dan durability tapi tidak bagus pada pemain yang keunagannya tipis. contoh saja natural gut babolat (Babolat VS) harganya sampai 400rb. T_T untuk menghemat biasanya natural gut dipakai bersamaan dengan Senar Kevlar. merupakan kombinasi atau Hybrid String.
  • Polyester merupakan senar yang keras. (durability yang paling kuat) karena senar ini merupakan senar yang kaku. sehingga pada pemain biasa sangat tidak nyaman untuk memakai senar ini. senar ini tidak memberikan feeling, spin generator, maupun power. hanya durability semata. sehingga pemakaiannya biasanya di gabung dengan Syntetic gut atau natural gut.
  • Kevlar. dari namanya kita bisa tahu kalau ini merupakan senar yang sangat kuat. karena kevlar adalah salah satu bahan dalam rompi anti peluru. ^^ sama seperti polyester penggunaannya biasa digabungkan dengan Natural Gut atau Syntetic Gut.

Untuk Keterangan sedikit Hybrid string biasanya dipakai oleh pemain-pemain yang kronik string breaker. yang kalau memakai natural gut atau syntetic gut, akan putus kurang dari 1 minggu. sehingga dipakai bersamaan dengan Kevlar ataupun polyester. Pada Raket ada 2 arah senar yaitu horizontal (Cross) dan Vertikal (main). Untuk Hybrid yang Vertikal string dipakai Kevlar atau Polyester. karena biasanya di Bagian vertikal inilah senar itu putus. karena gunanya bagian Vertikal adalah untuk membuat spin (Gesekan paling banyak). Dan bagian Horizontal biasanya dipakai senar yang lebih lembut untuk Feel, Comfort, dan Power. senar yang lebih lembut itu adalah jenis dari senar Natural Gut atau Synthetic gut.

Beberapa Kombinasi yang bisa disarankan

  • Gossen Polyblend (Merupakan Hybrid Set dari Gossen) harga Rp 40.000
  • Babolat Pro Hurricane Tour (main) dan Babolat Xcel Premium (cross) harga Rp120.000
  • Babolat Pro Hurricane Tour (main) dan Babolat Natural Gut VS (cross) Harga Rp. 250.000
  • Luxilon Big Banger Harga (kurang tahu ^^)

2. Tebal Senar

Tebal senar biasanya akan diberikan nomor pada senar tersebut. dari 15-19. dengan ketebalan yang berbeda. 15 paling tebal, 19 paling Tipis. Bedanya tebal dan tipis pertama adalah di durability. jelas yang lebih tebal lebih tahan terhadap gesekan. tapi yang kedua adalah elastisitas dan lama kontak dengan bola. dengan elastisitas yang tinggi, maka kontak senar dengan bola juga akan semakin lama. elastisitas yang tinggi didapatkan dengan senar yang lebih tipis.

  • 15 = 1.41-1.49 mm 17 = 1.20-1.24 mm
    15L = 1.34-1.40 mm 17L = 1.16-1.20 mm
    16 = 1.26-1.33 mm 18 = 1.10-1.16 mm
    16L = 1.22-1.26 mm 19 = 1.00-1.10 mm

3. Tegangan Senar

Pada saat memasang senar biasanya ditanyakan berapa tegangannya. tegangan senar ini akan mempengaruhi Power dan Kontrol pada setiap pukulan. hal ini dipengaruhi karena elastisitas senar. semakin longgar maka akan semakin elastis senar tersebut. tapi dengan semakin longgar, power akan semakin tinggi, tapi akan membuat bola susah untuk diarahkan (control).

Tegangan senar biasanya diukur dengan pounds dari 50-65. tegangan senar juga dipengaruhi oleh raket. karena tidak semua raket dapat menahan beban 65 pounds. keterangannya dapat dilihat pada raket masing-masing….

 

Analisa Servis Roddick


wind-up-fase

Ini adalah Fase Wind Up pada servis. Fase ini merupakan fase awal pada servis ditandai dengan dilemparnya bola keatas dan ancang2 persiapan dalam memukul bola. Disini akan dibahas tentang Servis Roddick. Pada saat fase ini roddick melakukan 2 hal yang menjadi kekuatan servisnya. pertama adalahKnee Bend. Knee Bend adalah waktu roddick memnekukkan lututnya seperti pada gambar diatas. Knee Bend ini akan menjadi sumber tenaga untuk fase berikutnya. yang kedua adalah posisi raket yang sejajar dengan bahu. dimana posisi ini merupakan posisi yang paling ideal dalam ancang-ancang servis.

cocking-fase2Ini merupakan Fase kedua pada servis, yaitu Cocking Fase. Fase ini ditandai dengan pergerakan raket yang akan memukul bola sampai sesaat sebelum menyentuh bola. Pada fase ini roddick secara dinamis dapat meloncat dengan bantuan knee Bend sebelumnya sehingga tenaga dari kaki tersalurkan keatas, dibantu dengan kelenturan dari badan bagian atas yang berguna sebagai penyalur tenaga dari kaki sampai ketangan sehingga pada saat Fase ketiga atau Ball Contact, roddick dapat dengan mudah melakukan twist serve berkat bantuan dari knee bend dan kelenturan tubuhnya.

Dan Fase terakhir merupakan Fase Follow Through. dimana Fase ini adalah pada saat bola telah meninggalkan raket dan tangan mengayun kebawah. Roddick melakukan Follow Through fase beda dari yang lain. ayunan ini diistilahkan sebagai Orthodoc Backswing. dimana ini adalah kreasi buatan roddick yang tidak dianjurkan untuk ditiru. Karena gerakan ini sangat cocok dengan dia dan belum tentu dengan yang menirunya. Sehingga dapat menyebabkan kerusakan permanen pada sendi bahu…

Untuk Melihat Gerakan ini lebih detail dapat di download File ini di My Shared yang terdapat dikanan dengan nama file Serve Analysis.avi

Kalau ada komentar silahkan ditulis… ^^